Komponen kelistrikan pada mobil (part 1)

kelistrikan pada mobil

kelistrikan pada mobil

Kelistrikan menjadi hal yang penting pada kendaraan bermotor saat ini. Karena saat ini kendaraan bermotor sudah banyak mengaplikasikan fitur-fitur yang sangat bergantung pada arus listrik, salah satu contohnya adalah elektronik fuel injection. Fitur ini berupa sistem manajemen mesin yang diatur oleh ECU (elektronik control unit) dan ECU ini sumber tenaganya dari listrik, selain ECU masih banyak fitur-fitur yang sangat bergantung pada arus listrik. Oleh karena itu akan dibahas secara singkat komponen-komponen atau part-part yang berhubungan dengan kelistrikan.

1. Alternator

Bisa disebut dengan generator, yaitu sebuah alat yang dapat menghasilkan listrik atau pembangkit listrik. Pada mobil alternator ini berarus 20-120 ampere dan dengan voltase 12 Volt. Dan hampir semua perangkat listrik pada mobil disuplai oleh alternator ini. Di dalam alternator terdiri dari kumparan berputar dan magnet yang dilengkapi sensor pemutus arus. Untuk perawatan cukup mudah yaitu lakukan cek berkala untuk melihat apakah carbon brassnya sudah pendek atau belum, bila telah pendek sebaiknya langsung diganti.

2. Aki

Aki juga merupakan sumber tenaga pada mobil dan juga merupakan sumber tenaga dari sebuah alternator. Pada aki juga akan terjadi proses charging listrik yang memastikan bahwa suplai listrik pada mobil akan berlangsung secara terus menerus. Pada aki biasanya terdapat sekat yang berisi lempeng timah dan cairan asam. Untuk perawatan aki ini cukup mudah, untuk aki basah cukup menjaga ketinggan air aki. Dan untuk aki MF diusahakan arus yang kembali ke aki tidak overcharging.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>