Problem yang sering muncul pada BMW 318i E46 (part 1)

BMW 318i E46

BMW 318i E46

BMW seri 3 ini merupakan versi sedan yang cukup populer di indonesia, dengan tampilan yang elegan dan maskulin sangat cocok bagi eksekutif muda yang energik. BMW seri ini yang pertama kali muncul pada tahun 1999 kemudian terakhir pada pada tahun 2004. Tetapi terdapat perbedaan pada kode mesin pada produksi 1999-2001 dengan produksi 2001-2004, untuk tahun 1999-2001 mempunyai kode M43TU, dan tahun 2001-2004 dengan kode N42. Meskipun sekarang kepopuleran BMW 318i masih tinggi, dimana orang masih mencari varian secondnya walaupun umurnya bisa dibilang uzur, yaitu lebih dari 10 tahun. Oleh karena itu ada beberapa problem atau masalah yang sering muncul pada BMW seri ini. Antara lain.

1. Motor fan

Atau elektrik fan, pada BMW seri sebelumnya kipas radiator masih menggunakan mekanikal. Pada seri E46 ini sudah diganti dengan penggunaan kipas elektrik, artinya adalah kipas radiator sumber tenaganya dari listrik mobil. Oleh karena itu lebih baik sering untuk mengecek kondisi kelistrikan mobil, bila motor fan lemah atau rusak sebaiknya langsung mengganti komponen tersebut.

2. Kompresor AC

Kompresor AC ini berbeda dengan mobil lainnya, dimana biasanya memakai merek denso ataupun sanden. Tetapi pada BMW E46 ini menggunakan merek calsonic, meskipun mempunyai ukuran yang kecil tapi bisa mengakomodasi udara sejuk pada kabin E46 yang tergolong luas. Kelemahan kompresor ini adalah bila bermasalah atau rusak, maka kompresor ini tidak dapat diperbaiki. Disarankan untuk LEM BIRU, lempar beli baru. Dengan catatan bila ingin mengganti kompresor dengan merek yang populer seperti denso, maka akan ada perubahan sistem AC yang harus disetting ulang.

3. Wishbone arm

Wishbone adalah besi penghubung rangka dan roda, sering disebut juga wishbone arm. Tetapi pada seri E46 ini disinyalir wishbone ini mempunyai daya tahan yang kurang, maklum saja karena terbuat dari alumunium. Karena terbuat dari alumunium maka bila sering melewati jalan berlubang atau jelek wishbone ini menjadi lebih cepat rusak. Apalagi tipikal jalan di indonesia dan di negeri asalanya beda jauh. Bila rusak lebih baik untuk mengganti wishbone arm ini sekaligus dengan bushing-bushingnya.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>