Serba-serbi Ganti Oli Motor

oli motor

oli motor

Mengganti oli menjadi prosedur rutin bagin pemilik kendaraan bermotor, tujuannya tidak lain adalah demi performa dan keawetan mesin.  Biasanya pergantian oli mesin harus dilakukan setiap kelipatan 2.000 km, sesuai dengan rekomendasi pabrikan. Pada pergantian oli juga terdapat beberapa poin yang harus diperhatikan baik pada spesifikasi oli tersebut ataupun terhadap prosedur penggantian oli itu sendiri. Kenapa oli menjadi sangat penting karena tanpa oli mesin motor akan mengalami gaya gesek yang sangat besar dan bisa mengakibatkan mesin motor menjadi rusak bahkan hancur karena banyaknya komponen yang saling berkaitan. Nah tugas oli ini yang harus melumasi semua komponen tersebut.

Pertama-tama dalam mengganti oli yang harus diperhatikan adalah jarak tempuh kendaraan tersebut sekitar 2.000 km atau satu bulan sekali mana yang lebih dulu tercapai. Setelah itu dilihat suhu pada mesin, ada dua pilihan yaitu mengganti oli pada saat suhu mesin tinggi atau pada saat suhu mesin rendah. Sebenarnya dua-duanya mempunyai untung dan rugi, misalh kita memilih mengganti oli pada saat suhu panas maka saat itu oli menjadi encer dan kerak oli pun dapat ikut terbuang bersamaan dengan oli lama dikeluarkan. Kekurangannya adalah biasanya baut oli menjadi sleg atau tidak pas. Harus hati-hati pada saat memasang kembali baut tersebut, ada baiknya memasang baut tersebut pada saat kondisi mesin dingin. Pilihan kedua adalah bila mengganti oli pada saat suhu mesin dingin, resikonya adalah tidak semua oli akan turun keluar karena oli tersebut masih dalam keadaan kental karena dingin. Yang ditakutkan adalah bila masih ada sisa oli yang tertinggal di mesin, bila tersisa maka oli tersebut bisa menjadi materi yang merusak sil karet didalam mesin. Hal tersebut dapat diperparah bila pemilik motor melakukan pergantian oli yang berbeda dengan merek sebelumnya, dikarenakan adanya perbedaan zat adiktif dalam masing-masing merek oli dan bila dicampur malah akan menjadi zat negatif.

Yang kedua perlu diperhatikan dalam pergantian oli adalah volume oli yang dibutuhkan. Setiap mesin mempunayi standar volume oli masing-masing maka dari itu pastikan untuk memasukkan oli sesuai dengan kapasitas mesin. Bila kurang, efek yang didapat adalah pelumasan yang tidak maksimal karena tidak semua bagian mesin dapat terlumasi dengan baik dan akhirnya komponen didalam mesin akan cepat rusak. Bila kelebihan, efek yang didapat adalah kerja pompa oli akan berat sehingga pelumasan juga tidak akan maksimal sampai dapat mengakibatkan pompa oli menjadi rusak. Kemudian yang terkakhir adalah rutin mengecek volume oli, bila berkurang segera tambahkan. Ukurannya adalah pada dipstick yang tertera pada tutup oli.

Be Sociable, Share!

2 thoughts on “Serba-serbi Ganti Oli Motor

  1. Motor saya vega zr oli sering kurang dan olinya harus apa yamalube kurang sring panas mesin shel advance kurang banyak dedak tolong gan yah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>