Tips dan Trik Yamaha Jupiter MX

yamaha jupiter mx

yamaha jupiter mx

Untuk pengguna motor jupiter MX mungkin sudah mengalami hal dibawah ini, atau bahkan belum pernah merasakan hal ini. Dimana pada motor ini sering  adanya masalah yang sifatnya sering dijumpai. Untuk itu akan dibahas permasalahan yang sering terjadi pada yamaha jupiter MX dengan tahun produksi 2008 kebawah, karena pada produksi diatas 2008 jarang dijumpai permasalahan yang serupa. Permasalahan tersebut antara lain adalah sok belakang yang terasa tidak stabil, kipas radiator yang mati, kampas kopling yang gosong dan gigi 4 yang ngedrop.

Untuk permasalahan pertama adalah sok belakang yang tidak stabil, khususnya pada saat melewati jalan yang jelek. Sehingga terasa ngayun dan kurang nyaman. Permasalahan ini memang terjadi dikarenakan sok yang terlalu empuk sehingga reboundnya terasa lambat. Solusinya adalah pergantian shockbreaker dengan versi aftermarket seperti YSS, KTC dll yang karakternya lebih keras.

Kipas radiator yang tidak berfungsi. Pada kipas radiator akan hidup dan aktif sesuai dengan perintah sensor panas(thermo swicth) yang terdapat di samping blok mesin sebelah kanan. Sensor tersebut akan menyala bila suhu mesin mencapai 95-98 derajat. Tetapi kadang kipas ini tidak bekerja atau kadang hidup kadang tidak, sehingga dapat menyebabkan panas yang berlebih dan akhirnya terjadi overheating. Hal diatas terjadi dikarenakan thermoswitch yang rusak dan harus diganti dengan yang baru.

Kampas kopling gosong, hal ini terjadi biasanya dikarenakan volume oli yang kurang. Sehingga pelumasannya kurang merata dan ada bagian yang tidak terlumasi dengan baik khususnya pada area kampas kopling.  Solusinya adalah dengan menambahkan volume oli sekitar 0,2 liter. Kemudian dibuat jalur oli baru pada rumah kopling dengan cara melubangi rumah kopling pada sisi luar secara merata.

Gigi 4 terasa tidak bertenaga, ini merupakan adanya keluhan yang sering terjadi dimana gigi 4 motor ini terasa sangat lambat dan tenaganya terasa ngedrop. Ini dikarenakan campuran bensin dan udara yang terlalu basah, dikarenakan ukuran main jet yang terlalu besar(standar pabrik pilot jet 20, main jet 105) bisa diganti yang lebih kecil khususnya pada main jet. Diganti dengan kepunyaan suzuki satria 2-tak yang ukurannya 97,2.

 

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>