Komponen-komponen pada Fuel Pump dan sistem kerjanya

fuel pump

fuel pump (pompa bahan bakar)

Fuel pump atau pompa bahan bakar, beberapa waktu lalu menjadi polemik yang berkepanjangan dimana disinyalir banyak mobil yang rusak fuel pumpnya pada waktu yang berdekatan dan jumlahnya bisa banyak. Hipotesa awal dari masalah ini adalah kualitas bahan bakar khususnya bahan bakar non subsidi, dicurigai kualitas BBM non subsidi ini kurang begitu bagus dan dapat menyebabkan fuel pump menjadi rusak. Bila fuel pump rusak maka otomatis mobil menjadi mogok dan tidak bisa jalan, untuk itu sangat penting untuk melihat sistem kerjanya dan komponen apa saja yang terdapat pada fuel pump.

Meskipun ada banyak teknologi dan model pada fuel pump ini , tetapi pada dasarnya mempunyai kesamaan part yaitu strainer, pelampung untuk indikator,fuel pump itu sendiri dan filter bagian dalam. Fungsi fuel pump pada dasarnya adalah sebagai pensuplai bensin dari tangki BBM ke sistem bahan bakar dalam tekanan tertentu setelah diatur oleh regulator. Untuk kendaraan yang pompa bahan bakarnya didekat fuel rail tekanannya harus sekitar 2,5-3 BAR, kemudian untuk regulator yang berada di dalam fuel rair pompa bahan bakar tekanannya berkisar antara 3,5 -4,2 bar. Tekanan pompa sendiri harus lebih besar, biasanya diatas 9 bar.

Sistem kerja fuel pump ini adalah pertama-tama bensin dihisap oleh pompa, tetapi sebelum dihisap pompa maka akan disaring terlebih dahulu oleh filter luar biasa disebut strainer. Filter ini mempunyai saringan yang kasar atau pori-pori yang besar, fungsinya adalah untuk tahap awal menyaring kotoran yang ada di tangki bensin .kemudian ada komponen pompa itu sendiri, fungsinya adalah menghisap bensin untuk disemprotkan ke ruang bakar.  Didalam pompa ini terdapat kumparan yang bernama amarture, kumparan ini bekerja bila dialiri listrik dan bekerja dengan menghasilkan putaran sehingga timbul mekanisme menghisap dan menyembur. Karena berputar amarture ini menghasilkan panas, tetapi panas ini normal karena akan didinginkan lagi oleh bensin yang mengalir di dalam pompa. Kemudian yang terakhir bensin akan disaring lagi oleh filter yang lebih halus, biasanya pada filter terakhir ini terdapat kotoran yang lumayan banyak sehingga memberatkan kerja amarture untuk menyemburkan bahan bakar ke ruang bakar mesin , bila dibiarkan lama kelamaan amarture akan panas dan gosong. Kalo amarture gosong berarti fuel pump tidak bisa bekerja normal dan harus diganti karena amarture ini merupakan komponen utama pada pompa bahan bakar

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>