Penyebab lampu belakang motor meredup

lampu belakang vega zr

lampu belakang vega zr

Mungkin bukan hal yang besar bila melihat motor  dengan lampu rem yang meredup karena kita baru akan mengecek bila lampu tersebut mati. Fungsi lampu belakang adalah sebagai rem sekaligus sebagai penerang pada waktu malam hari. Nah bila lampu tersebut nyalanya remang-remang atau terangnya sangat minim, maka akan berpotensi menimbulkan bahaya. Khususnya pada malam hari lampu tersebut bisa menjadi penanda bagi kendaraan lain , jadi tau didepan ada kendaraan. Hal ini berlaku juga untuk lampu rem dimana pengendara yang dibelakang menjadi tau bahwa kendaraan didepan sedang melakukan rem dan mengurangi laju kendaraan. Semua itu akan terganggu bila lampu belakang menjadi redup. Maka dari itu akan lebih baik mengcek satu persatu komponen yang berhubungan dengan kelistrikan lampu belakang.

Untuk memulai sebaiknya dimulai dari sumber kelistrikan pada motor yaitu aki. Aki yang tidak stabil akan menyebabkan suplai listrik ke lampu belakang menjadi tidak stabil juga dan bisa juga  membuat lampu belakang remang-remang. Cara mengeceknya adalah dengan menggunakan alat yang bernama avometer. Avometer digunakan untuk melihat tegangan listik pada aki, idealnya adalah sekitar 12-12,3 Volt. Bila kurang maka aki tersebut dalam kondisi yang kurang baik sehingga harus dicharge kembali atau memang aki tersebut sudah mulai soak.

Kemudian cek kabel-kabel lampu yang berhubungan dengan lampu belakang. Khususnya pada sambungan kabel yang bisa membuat arus listrik dari aki ke lampu belakang menjadi terganggu. Hal yang bisa dilakukan adalah pengaturan kabel bodi utama diatur ulang. Cek juga soket-soket kabel yang mengarah ke kabel belakang. Soket ini biasanya kendor atau longgar sehingga bisa membuat arus listrik tidak stabil, bila kotor segera dibersihkan dengan menggunakan cairan penetran sampai bersih.

Hal terakhir adalah dengan mengecek fitting lampu belakang pada rumah bohlam. Biasanya terjadi kesalahan pada posisi bohlam, dimana bohlam diputar ke arah yang salah. Kemudian cek juga fitting lampu dengan menggunakan avometer, bila berkarat segera ampelas halus dan semprot dengan cairan penetran. Mudah2an lampu belakang motor anda menjadin terang kembali.

Be Sociable, Share!

9 thoughts on “Penyebab lampu belakang motor meredup

  1. Supra X Helm In tidak menggunakan bohlam pada lampu belakang & lampu rem, lalu mengapa menggunakan gambar lampu belakang Supra X Helm In sebagai gambarnya?

    Karena gambarnya menggunakan lampu belakang Supra X Helm In makan saya ingin bertanya :
    Bagaimana cara kerja lampu belakang (lampu senja) dan lampu remnya?
    Karena di dalamnya terdapat beberapa resistor jadi saya ingin tau cara kerjanya yang menyebabkan lampu menjadi terang dan redup..
    Apakah dengan memaralel lampu saat direm jadi nyala lampu menjadi terang atau bagaimana?
    Dan ada komponen apa saja di lampu belakang Supra X Helm In ini?
    Mohon bantuannya…

    • waduh iya gan..maaf saya yang salah ngasih gambar. supra x helm-in pake sudah pake led ya..segera saya ganti ya gan. saya jawab sebisanya ya..untuk cara kerja lampu rem motor bebek biasanya memakai switch yang ada di tuas rem belakang yang ada di sebelah kanan, jadi ada semacam kawat kecil (biasanya ada pernya)yang menghubungkan tuas rem dengan switch dan bertugas menyambung atau memutuskan listrik dari aki ke lampu belakang. untuk lampu senja tentu beda switchnya gan..kalo terdapat resisto khusus untuk lampu lednya gan..CMIIW

      • Hahah… :D
        Gakpapa gan, saya masih newbie kok… :D
        Kirain kemarin artikelnya bahas tentang cara kerja lampu senja/rem Supra Helm In karena pakai lampunya Supra Helm In jadi saya tanya sekalian.. :D

        Memang menggunakan switch, cuma bukan itu yang saya tanyakan..
        Menurut saya kalau lampu senja itu tidak menggunakan switch tapi langsung terhubung ke tegangan saat kontak ON (karena saat kontak ON lampu senja langsung menyala) dan melewati resistor yang hambatannya (misal 100Ω) dan saat rem diinjak switch menghubungkan ke resistor yang hambatannya sama (misal 100Ω) dan pada kondisi direm tersebut resistor status hubungannya paralel.
        Pada saat ini teringat pelajaran SMK jika resistor dengan hambatan yang sama diparalel maka nilai hambatan akan menjadi setengahnya yaitu 50Ω sehingga nyala lampu saat direm menjadi lebih terang.

        Saya mempunyai pemikiran seperti itu mas, tapi tidak tau pemikiran saya itu benar atau tidak jadi saya bertanya pada Mas Rendy karena lebih tau dari saya… :)

        NB : Saya akan memodif lampu senjanya tapi saya ingin tau detailnya dulu dari pakar2 motor karena belum berani bongkar karena masih baru.. Hehehe…

        • saya juga masih newbie koq mas..hehehhe, maaf kalo jawaban saya kurang memuaskan..:) untuk teknisnya saya masih belum tau gan. tapi kebetulan saya dapet part katalog supra helm-in disana tak liat ada gambar komponen lampu belakang di bagian rear combination light sekalian sama part2nya. mudah2an bisa membantu ya gan.. ini linknya http://www.mediafire.com/?c8fp9gkqbmzl4pk

          • Hahah.. :D
            Mksh mas, kebetulan saya juga cari2 file itu tapi blm ketemu.. :D

            Btw memang lampu belakang ada di situ, tapi yang sayan cari tidak dengan detail dijelaskan di situ hanya keterangan “LIGHT UNIT, RR. COMBINATION”. :(

            Kalau mungkin Mas Rendy punya diagram kelistrikan Honda Supra X Helm In dishare sekalian dong… :D
            Hehehe… ^_^

          • haha..tak cari dulu ya mas..ntar saya kabarin kalo udah dapet…tapi jangan ditunggu ya kabarnya :)

  2. Hahahahaha…..
    Mksh sebelumnya..

    Ok2 mas, klo g dapet ya gpp kok.. :D

  3. cara untuk memperbaiki lampu nya mati dong ?? tapi waktu nyala di rem doang sih ??

    • maksudnya gimana gan? nyalanya pas direm aja ya? kalo ga direm ga nyala? kalo itu berarti bisa ada masalah disakelarnya gan.. kecuali motor agan udah AHO. coba runut kabelnya yang ada di dibelakang..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>