Seputar Wheel Aligment dan pengertian TOE, CAMBER dan CASTER (part 2)

CASTER pada wheel alignment atau spooring

CASTER pada wheel alignment atau spooring

Kedua adalah CASTER, caster adalah kemiringan sumbu putar kemudi terhadap garis vertikal jika dilihat dari samping mobil. Pada caster ini juga terdapat dua macam caster yaitu caster positif dan caster negatif, untuk caster positif adalah bila roda tersebut kemiringannnya  kebelakang bila dilihat dari samping. Dan kebalikannya bila kemiringan roda tersebut ke arah depan bila dilihat dari samping maka disebut dengan caster negatif. Bila caster terlalu positif maka efeknya adalah saat belok setir menjadi lebih  berat dan terasa lebih bergetar. Bila caster terlalu negatif maka setir akan menjadi tidak stabil dan terasa melayang kemudian secara fisik ban akan terlihat bergelombang dan aus tidak merata. Kemudian bila posisi roda kiri dan kanan casternya tidak sama atau seimbang maka mobil akan cenderung menarik ke salah satu sisi saja, kemudian ketika ngerem maka akan timbul gejala ngebuang atau cenderung menarik ke salah satu sisi saja.

sudut camber roda

sudut camber roda

Ketiga adalah CAMBER, camber adalah sebuah sudut  kemiringan roda terhadap garis vertikal  jika dilihat dari depan mobil. Sama seperti sebelumnya terdapat dua macam CAMBER yaitu camber negatif dan camber positif. Untuk camber negatif adalah bila kemiringan roda dilihat dari depan mobil cenderung ke arah bagian dalam mobil. Dan kebalikannya adalah bila dilihat dari depan mobil roda lebih cenderung miring ke bagian luar mobil. Untuk lebih jelas bila camber negatif kecenderungan roda akan membentuk huruf V dan untuk camber positif roda akan cenderung membentuk huruf A, kesemuanya bila dilihat dari depan mobil. Bila sudah diketahui berapa derajat kemiringannya maka selanjutnya adalah disetting keseimbangan antara roda depan kiri dan kanan sehingga kemudi akan lebih stabil dan ringan. dan juga akan menghindari  keausan yang tidak merata pada ban. Efeknya bila camber terlalu positif adalah  kemudi akan menjadi terlalu ringan dan ban aus tidak merata hanya bagian luar saja, kemudian bila camber terlalu negatif maka kemudi akan menjadi lebih berat dan ban cenderung akan aus pada bagian dalam saja, efek lainnya adalah getaran roda terasa besar dan bearing roda akan lebih cepat aus sehingga mobil akan cendrung membuang ke satu sisi.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>