Sekilas cara memilih mobil bekas (part 1)

cara memilih mobil bekas(mobkas)

cara memilih mobil bekas(mobkas)

Balik ke mobil bekas, meskipun pada artikel sebelumnya sudah membahas tips dan trik memilih  mobil bekas maka kali ini akan membahas cara memilih mobil bekas secara gampang atau sekilas. Faktor yang mendorong orang membeli mobil bekas  saat ini antara lain salah satunya adalah adanya peraturan DP minimal 30% untuk kredit, mau tidak mau pembeli berpikir ulang bila akan membeli sebuah mobil baru karena DP 30% yang dinilai memberatkan. Nah bila sudah mencari info mobkas apa yang menjadi incaran,maka tahap selanjutnya adalah melihat secara langsung mobil bekas incaran tersebut dan mengecek satu persatu bagian supaya mengetahui kondisi mobil sebenarnya. Nah untuk itu akan dibahas tahapan apa saja yang harus dicek dan bisa diketahui secara sekilas tanpa ribet dan susah.

  1. Tahap pertama tentu pengecekan eksterior, pada eksterior ini sebenarnya bisa dilihat secara jelas dan dicek secara langsung. Untuk awal sebaiknya mengecek warna, bekas goresan dan bekas penyok caranya adalah melihat secara langsung dengan penyinaran yang cukup. Bila ada perbedaan warna atau belang yang kemudian terlihat terpisah warnanya maka dapat dicurigai mobil tersebut mengalami penyok dan diproses pengecatan ulang. Kemudian untuk melihat apakah mobil tersebut telah mengalami tabrakan , bisa dilihat dari bagian-bagian yang terpisah seperti bagian pintu, bemper dan kap mesin. Bila telah mengalami tabrakan ringan maupun berat maka nat atau celah antara bagian tersebut tidak rata atau tidak sama. Contoh celah kap mesin dengan bodi disampingnya tidak sama, kemudian bila pada celah pintu. Maka akan mengakibatkan pintu akan susah ditutup dan diayun.
  2. Yang kedua adalah bagian Mesin, pada mesin ini susah-susah gampang untuk mendeteksi bila ada masalah, karena pada mesin terdapat ratusan  komponen yang saling berkaitan. Sebaiknya sih mengajak orang yang benar-benar mengerti seluk beluk mesin mobil, tetapi bila tidak bisa maka bisa mengandalkan indera pendengaran untuk mengetahui kondisi mesin. Meskipun cara ini bukan cara yang akurat untuk mendeteksi mesin, tetapi paling tidak bisa memberi gambaran mesin sebenarnya. Caranya adalah menghidupkan mesin dan mendengarkan suara mesin, bila terdapat suara ketukan beraturan setelah putaran mesin ditambah maka ada indikasi ada masalah pada piston, silinder dan kruk as atau komponen lain yang vital. Kemudian dilihat juga apakah knalpot mengeluarkan asap warna putih, bila iya berarti ada indikasi oli ikut terbakar dikarenakan ring piston yang rusak atau liner yang aus. Yang terakhir adalah cek apakah ada kebocoran oli pada area mesin dan ceceran oli dibawah kolong mobil, bila iya maka ada indikasi oli bocor dan harus dicari sumber bocor tersebut.
Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>