Sekilas Tentang pengisian Angin Nitrogen

perbedaan molekul nitrogen dan oksigen

perbedaan molekul nitrogen dan oksigen

Saat ini pengisian angin ban dengan nitrogen semakin banyak dilakukan, baik oleh pengendara roda dua dan roda empat. Katanya sih bisa membuat ban lebih awet, stabil dan tidak gampang kempes. Dan banyak juga yang tidak menyakini khasiat gas nitrogen pada ban, karena dianggap sama saja dengan angin biasa. Untuk menjawab itu ada baiknya kita melihat sifat-sifat nitrogen itu sendiri, dan nitrogen didapat dari mana. dan kenapa banyak orang yang pro dan kontra dengan pengisian angin dengan nitrogen.

Bila melihat dari asal nitrogen, sebenarnya nitrogen banyak terdapat di udara bercampur dengan oksigen dan gas lainnya. Bahkan udara yang kita hirup pun sebenarnya mengandung nitrogen, dan tugas paru-paru yang menyaring oksigen untuk tubuh kita. Untuk mengambil nitrogen dari udara sebenarnya mempunyai prinsip yang hampir sama dengan pernafasan kita. Udara disaring kemudian diambil hanya nitrogen murninya saja, oksigen dan gas lainnya dihilangkan. Kemudian baru gas nitrogen murni itu di simpan dalam tabung gas yang kemudian dapat diisi ke ban.

Ternyata dalam pengisian nitrogen pada ban ada hal-hal yang harus dicermati, yaitu pada saat pengisian nitrogen. Sebaiknya bila ingin mengisi ban dengan nitrogen, ban harus dikuras atau divakum terlebih dahulu. Maksudnya adalah angin dalam ban dihabiskan sebelum diisi dengan nitrogen, caranya antara lain dengan divakum dan dikempiskan kemudian cara lain adalah ban diisi nitrogen kemudian dikeluarkan lagi sampai angin didalam ban benar-benar habis. Setelah benar-benar bersih maka ban baru bisa diisi dengan nitrogen. Kenapa harus benar-benar bersih? Karena bila nitrogen tercampur dengan gas lain(dalam hal ini angin dari kompresor) maka nitrogen akan menjadi udara biasa. Karena angin dari kompresor biasanya berisikan oksigen,uap air dll. Maka dari itu bila tercampur maka akan menjadi udara biasa, maka dari itu khasiat nitrogen akan hilang.

Sifat dasar dari nitrogen adalah sifatnya yang molekulnya lebih dingin dan lebih besar ukurannya dibanding oksigen. Maka dari itu bila diisi di ban, molekul ini akan lebih sulit untuk menembus pori-pori ban sehingga tekanan ban akan lebih awet dan bertahan lama. Kemudian karena sifatnnya yang lebih dingin, suhu dan tekanan di ban akan lebih stabil dan tidak cepat panas dan memuai sehingga beresiko membuat ban meletus. Kemudian karena murni nitrogen yang tidak mengandung uap air, maka akan membuat anyaman baja didalam ban akan lebih awet, karena bia memakai angin biasa yang mengandung uap air anyaman baja dalam ban akan menjadi karatan dan akhirnya ban tidak optimal lagi dipakai(bisa benjol atau sobek).

Pilih yang mana neh…

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>