Serba-serbi arti kode busi NGK dan Denso dan perbedaannya (part 1)

busi iridium denso

busi iridium

Kembali ke… busi, gak habis-habis membahas tentang busi. Karna meskipun kecil komponen ini sangat penting bagi mesin dengan pembakaran dalam. Busi ini yang mempengaruhi pembakaran yang nantinya akan berpengaruh terhadap kinerja mesin, nah saking pentingnya busi bisa digunakan untuk melihat tingkat efisiensi mesin. Coba lihat busi setelah pemakaian berapa lama.. bila warna busi hitam dapat diindikasikan bahwa pembakaran tidak sempurna dikarenakan terlalu banyak bensin dibanding udara, bila busi berwarna putih cenderung terlalu kering maka dapat diindikasikan pembakarannya kurang bensin dibanding udara. Bila hal ini terjadi setinggan pencampur bahan bakar dan udara harus disetting lagi.Nah pembakaran yang bagus adalah bila busi berwarna kecoklatan atau kemerah-merahan. Berarti campuran bensin dan udara sudah tepat.

Balik ke masalah busi, pada busi terdapat kode-kode tertentu yang mencerminkan kondisi fisik dan teknologi didalamnya. Punya pengalaman juga saat mengganti busi untuk yamaha vixion saya.. dimana setelah ganti busi malah performa mesin menjadi aneh, untuk awal pemakaian sih biasa..biasa aja..setelah beberapa lama..vixion saya malah ndut..ndutan…dan lari motor seakan tertahan. Dicek dan ricek ternyata saya salah beli busi..busi yang dipake ternyata punya jupiter MX dengan kode CPR8E-9. Wah pantes.. akhirnya beli busi lagi dengan kode CR8E, nah ternyata kode busi ini memang untuk vixion dan seketika penyakit ndut..ndutan hilang. Mencari tau problemnya koq bisa seperti itu.. ternyata perbedaan busi tersebut terletak pada center elektroda(putih ditengah) lebih panjang dibanding vixion sehingga pembakaran tidak pas ditengah ruang pembakaran(pembakaran tidak sempurna) akhirnya brebet deh.. berikut merupakan Serba-serbi arti kode busi NGK dan Denso dan perbedaannya.

Tergelitik untuk mencari tau lebih tentang kode-kode busi, ternyata setiap abjad dan angka pada kode busi berbeda-beda dan mencerminkan kondisi tertentu. Nah di artikel ini akan dibahas arti kode busi NGK dan Denso, kenapa hanya kedua merek tersebut yang dibahas? Jawabannya simpel karna hanya kedua merek tersebut yang lebih familiar dan banyak dipakai oleh pengguna kendaraan baik roda dua maupun roda empat. Hokeh.. untuk pertama yaitu busi NGK misal memakai kode busi CPR8E-9, huruf pertama C mempunyai arti bahwa diameter ulir busi 10mm, jadi huruf awal pada busi NGK mempunyai arti besaran diameter busi. Kemudian P merupakan kode dari keramik pembungkus busi, dimana biasanya busi dengan kode P mempunyai keramik pembungkus busi yang lebih nongol atau panjang dibanding tanpa kode P, sebagai contoh busi vixion CR8E dan CPR8E-9, seperti yang sudah dijelaskan diatas yang CPR8E-9 lebih panjang center elektrodanya. Sedangakan tanpa kode P lebih pendek dan tidak terlalu nongol. Lanjut lagi ke huruf ketiga yaitu R, dalam hal ini busi mempunyai hambatan supaya tidak menggangu kinerja perangkat elektronik lain. Nah kode keempat yaitu 8 mempunyai arti heat range atau tingkat panas busi. Kemudian huruf ke lima yaitu E mempunyai arti panjang ulir busi, yaitu bila E berarti busi tersebut mempunyai  panjang ulir 19mm. nah untuk kode terakhir yaitu -9 mempunyai arti gap busi dalam hal ini busi tersebut mempunyai gap sebesar 9mm. udah lumayan jelas belum ya..kalo binggung kita lanjut ke kode busi pada Denso..