Seputar Magnetic Interfrence Noise dan pengaruhnya

 tutup busi

tutup busi

Pernahkah anda main mobil2an atau mainan yang menggunakan baterai sebagai sumber daya, kemudian mainan tersebut mempunyai dinamo yang berputar untuk membuat mainan tersebut berjalan atau bergerak. Nah… coba hidupkan mainan tersebut kemudian dekatkan dengan televisi atau radio, biasanya akan timbul gangguan pada perangkat tersebut saat mainan tersebut didekatkan. Bentuknya biasanya seperti noise..pada radio timbul suara…krkrkkr..pada tv timbul garis-garis pada gambarnya. Nah ini yang dinamakan Magnetik Interfrence Noise atau radiasi gelombang magnetic, biasanya timbul dikarenakan efek dari sistem pengapian atau sistem kelistrikan…pada artikel ini akan membahas seputar Magnetic Interfrence Noise dan pengaruhnya.

Nah hubungannya apa mainan dengan motor… hubungannya adalah pada motor juga bisa timbul efek seperti diatas, yaitu Magnetic Interfrence Noise, mirip-mirip dengan mainan tadi radiasi ini timbul karena adanya sistem pengapian baik motor dengan sistem pengapian AC maupun DC. Tetapi secara teori motor dengan sistem pengapian AC mempunyai radiasi yang lebih besar daripada motor dengan sistem DC.

Efek dari Magnetic Interfrence noise bila terjadi berulang-ulang dan lama adalah bisa merusak perangkat elektronik yang didekatnya. Nah bila dimotor, hitung saja berapa biji perangkat elektronik yang ada. Sebut saja CDI, ECU, spidometer digital, pompa bensin dll, yang paling banyak perangkat elektrik tentu saja motor injeksi. Nah bagaimana cara mengatasi radiasi tersebut? Pada motor pabrikan sebenarnya sudah diperhitungkan solusi dari masalah ini, antara lain yaitu dengan mewajibkan busi dengan resistan(hambatan), kemudian cop busi juga yang mempunyai resistan. Hal ini tentu untuk mengurangi efek dari radiasi magnetik ini sehingga perangkat elektronik lebih aman.kemudian ternyata koil juga bisa menimbulkan radiasi ini, hal ini dikarenakan koil bisa menghasilkan teganggan listrik yang tinggi kemudian akan timbul radiasi ini.

Dari hal diatas dapat dilihat mengapa motor injeksi mewajibkan menggunakan busi yang mempunyai resistan,cop busi juga yang mempunyai resistan dan koil yang khusus. Hal ini juga yang melatarbelakangi posisi ECU atau CDI yang biasanya jauh dari sistem pengapian, contohnya yamaha vixion, ECU terletak dibawah jok dan jauh dari busi, koil dan mesin. Hal ini juga menjawab kenapa kita tidak boleh sembarangan mengganti busi,cop(tutup) busi dan koil pada motor injeksi. Sering saya lihat orang mengganti tutup busi yang mempunyai hambatan nol atau koil yang bukan untuk motor injeksi. Memang secara teori daya penggapian akan lebih free dan lebih besar karena tidak ada hambatan dan otomatis akan meningkatkan performa mesin, tetapi dibalik itu ada resiko yang bisa terjadi, dari ECU rusak, CDI rusak, sensor-sensor rusak sampai dengan indikator digital yang rusak.tinggal dipilih dengan bijak….:)