Perbedaaan Sistem Injeksi pada Motor Honda Supra-X 125 Helmin, Yamaha Jupiter Z1 dan Suzuki Shooter 115Fi (part 1)

Honda Supra X 125 Helm-in

Honda Supra X 125 Helm-in

Saat ini adalah zamannya injeksi bung!!..komentar-komentar tersebut sangat sering kita dengar bahkan kadang kita sendiri yang mengucapkannya. Lambat laun teknologi injeksi akan menguasai dunia otomotif roda dua maupun roda empat. Lihat saja Mobil, sekarang mana ada yang tidak memakai injeksi semuanya mobil keluaran terbaru pasti memakai injeksi. Dan saya yakin bahwa kedepannya motorpun akan mengalami hal yang sama, yaitu semua motor keluaran terbaru akan memakai injeksi. Nah tiap-tiap pabrikan biasanya mempunyai racikan sendiri-sendiri dalam teknologi injeksinya dan menyesuikan dengan kebijakan dan jenis dari motor tersebut. Nah untuk sekarang kita akan membahas teknologi dan sensor-sensor yang terdapat pada 3 motor bebek dari beda pabrikan, yaitu Honda Supra-X Helmin, Yamaha Jupiter Z1 dan Suzuki Shooter 115Fi.

Pertama-tama Kita akan membahas bebek Injeksi honda yang mungkin menjadi pelopor Injeksi pada motor bebek alias motor bebek pertama yang menggunakan teknologi injeksi, yaitu Honda Supra-X Helmin PGM-Fi. Pada motor ini ternyata sudah menggunakan Teknologi PGM-Fi Step 4 teknologi ini diklaim lebih efisien dan lebih mudah. Dimana pada sistem injeksinya hanya menggunakan sensor Throttle Position Sensor(TPS), Engine Oil Temperature(EOT), Crankshaft position Sensor(CKP), Oksigen Sensor(O2) dan Idle Air Control Valve(IACV). Kelebihan dari sistem injeksi honda ini adalah lebih mudah dan efisien dan tentunya bisa menekan biaya, dan sistem injeksi ini tidak akan terlalu memakan tempat dan lebih mudah diaplikasikan. Kelemahan dari sistem injeksi ini adalah tidak adanya Intake Air temperature System (IAT) dan Manifold Absolute Pressure Sensor(MAP), nah fungsi ini tugasnya mengecek temperatur(suhu) udara yang masuk ke throttle body dan tekanan udara di sekitarnya. Tanpa sensor ini maka sistem injeksi tidak dapat menyesuaikan dengan tekanan udara secara otomatis, maka dari itu sistem Injeksi honda ini membuat cara manual untuk menyesuaikan tekanan udara pada motor, biasanya dengan patokan ketinggian dari permukaan laut atau dpi. Jadi masih ada settingan manual yang harus dilakukan.