Serba-Serbi Shockbreaker Mobil (part 2)

coilover shockbreaker

coilover shockbreaker

Untuk perawatan sebenarnya shockbreaker mobil ini mempunyai usia yang lumayan panjang dan minim perawatan. Biasanya shockbreaker yang rusak ditandai dengan merembesnya oli pada as tengah, yang bertanda bahwa sil shock sudah bocok dan oli didalamnya keluar, untuk shock yang isinya gas bila rusak maka ditandai dengan suspensi yang mentul-mentul karena tidak ada fungsi peredaman tadi (hal ini juga berlaku untuk shock dengan oli juga). Perawatan shock ini ternyata lebih kepada kondisi luar (eksternal) dari shock itu sendiri antara lain adalah jalan yang rusak dan berlobang yang dapat memperpendek usia shock apalagi bila jalanan tersebut diterjang dengan kecepatan tinggi. Kemudian mobil yang overweight, tentu ini sangat menyiksa shockbreaker karena tugas shock yang sudah berat ditambah dengan beban diluar mobil itu sendiri yang tentunya juga berlebihan. Sehingga kerja shock berlipat-lipat untuk menahan beban tersebut. Yang terakhir adalah yang sering orang salah kaprah yaitu menceperkan mobil dengan memotong per atau mengganti per, sehingga membuat kerja shock berlebihan karena tidak lagi dibantu per dalam menopang mobil, jadi jarak travel shock menjadi pendek. Sehingga biasanya akan timbul suara jedak jeduk karena shock yang mentok dan tidak mempunyai ruang yang cukup untuk memanjang dan memendek. Solusinya adalah bila menceperkan mobil dengan mengganti atau memotong per mobil sebaiknya juga mengganti shockbreaker yang lebih pendek travelnya.

Untuk perbaikan shockbreaker,ada shockbreaker yang bisa diperbaiki ada juga shockbreaker yang tidak bisa diperbaiki. Untuk shock yang bisa diperbaiki biasanya memang komponen-komponen pada shock bisa diganti dengan yang baru bila shock rusak, nah untuk shock yang tidak bisa diperbaiki biasanya bisa diakalin dengan sistem “suntik” yaitu memasukan oli kembali kedalam shockbreaker, tentu dengan cara dan sistem tertentu. Sehingga kinerja shockbreaker kembali menjadi normal, tetapi untuk kualitas jangan terlalu berharap banyak karena biasanya usianya tidak sepanjang shockbreaker baru, dan siap-siap shock kembali bocor dan rembes. Oh iya untuk penggantian shockbreaker pun sebaiknya dilakukan sepasang yaitu kiri dan kanan atau 2 buah karena ditakutkan bila diganti hanya satu kondisi suspensi dan pengendalian menjadi tidak sama.