Serba-serbi knalpot racing Motor

knalpot racing berbahan besi

knalpot racing berbahan besi

Masih tentang knalpot,setelah artikel sebelumnya telah membahas knalpot secara singkat dan perbedaan knalpot full system, slip on dan header only. Masiiih seputar knalpot kita akan membahas tentang bahan pembuatan knalpot dan pengaruh bentuk knalpot itu sendiri khususnya tentang knalpot racing, seperti yang kita tau saat ini  banyak ragam bahan dan bentuk knalpot, nah apakah bentuk knalpot itu akan mempengaruhi performa mesin atau hanya mempengaruhi suara yang keluar dari knalpot.

Kembali akan kita bahas tentang material knalpot itu sendiri, material yang pertama adalah knalpot yang berbahan besi. Bahan besi sendiri masih sering dipake oleh produsen knalpot sebagai material knalpotnya, alasannya adalah karena bahan besi masih murah kemudian lebih gampang dibentuk. Pada knalpot berbahan besi kadang dikombinasi dengan bahan alumnium untuk bagian silincer, tetapi pada bagian header atau pipa tetap menggunakan besi. Kelebihan knalpot ini jelas pada harganya dan proses pembuatannya, karena lebih murah dan lebih mudah dalam pembentukkannya maka harga jualnya pun bisa lebih murah. Kelemahan dari knalpot berbahan besi ini adalah lebih mudah terserang karat, meskipun sudah dicoating atau dichrome tetap rentan akan karat.

Untuk bahan kedua yang populer adalah knalpot yang berbahan stainless steel. Kelebihannya jelas pada knalpot berbahan stainless ini lebih tahan terhadap karat, kemudian untuk penampilanpun biasanya lebih menarik dan detailnya lebih halus. Sehingga lebih disukai oleh konsumen, untuk harga jelas knalpot stainless steel lebih mahal daripada knalpot berbahan besi. Tetapi masih terjangkau harganya. Keunggulan lagi dari knalpot stainless ini adalah kemampuannya untuk tetap mempertahankan dimensinya walau dalam keadaan panas sehingga kemampuan motor akan lebih stabil. Oh iya untuk knalpot berbahan stainless ini untuk pembuatannya relatif sulit dan butuh teknik yang spesifik khususnya dalam pengelasannya.

Yang ketiga adalah knalpot yang berbahan titanium, meskipun ada yang dikombinasi dengan bahan stainless steel dan carbon. Headernya menggunakan bahan titanium dan silincernya menggunakan carbon atau semuanya menggunakan titanium. Keunggulan knalpot ini tentu saja lebih kuat lebih rapi,presisi kemudian bobotnya jauh lebih ringan dari knalpot berbahan besi atau stainless, dan untuk penampakan dan bentuk, knalpot ini sangat beragam bentuknya dan mempunyai details finishing yang sangat baik. Dan untuk pengerjaannya juga harus mempunyai teknik khusus. Untuk kelemahannya adalah karena butuh teknik khusus dalam pembuatannya dan materialnya yang susah didapat dan harganya mahal, tentu saja imbasnya harga knalpot titanium ini akan jauh lebih tinggi.