Kebiasaan membiarkan baju keringat basah mengering sendiri di tubuh setelah berolahraga sering dianggap sepele. Padahal kondisi lembap dan hangat di balik kain basah justru menjadi tempat ideal berkembangnya jamur serta bakteri yang merusak kulit.
Peringatan itu disampaikan dokter sekaligus kreator konten kesehatan, dr. Cecep Hermawan, melalui unggahan di Instagram pribadinya. Ia menekankan dampaknya jauh melampaui sekadar bau badan yang mengganggu.
Lingkungan lembap picu pertumbuhan mikroba
Kulit manusia secara alami dihuni mikroorganisme normal, termasuk jamur dan bakteri. Saat pakaian basah menempel lama, suhu tubuh dan kelembapan menciptakan ekosistem yang membuat mikroba tumbuh tanpa kendali.
Situasi ini membuka peluang infeksi seperti kurap dan munculnya jerawat di area punggung. Orang yang sering berolahraga di gym, lari pagi, atau aktivitas fisik intens perlu lebih waspada terhadap pola ganti pakaian yang tertunda.
Bukan hanya soal bau badan
Menurut dr. Cecep, membiarkan baju keringat mengering di badan merupakan undangan bagi jamur penyebab kurap dan bakteri pemicu jerawat punggung. Bau tak sedap hanyalah gejala permukaan; gangguan kulit bisa berlangsung lebih lama dan membutuhkan perawatan khusus.
Banyak orang masih menunda ganti baju karena buru-buru pulang, macet di perjalanan, atau merasa keringat akan hilang sendiri. Padahal, semakin lama kontak kain basah dengan kulit, semakin tinggi risiko iritasi dan kolonisasi mikroba.
Langkah praktis usai selesai berolahraga
Segera ganti pakaian basah dengan kain kering dan bersih menjadi langkah paling sederhana. Jika fasilitas mandi tersedia, bilas tubuh dengan air bersih membantu mengangkat sisa keringat dan kotoran sebelum mikroba berkembang.
- Siapkan baju ganti di tas olahraga sejak berangkat.
- Hindari duduk lama di kendaraan dengan pakaian basah.
- Pilih material yang menyerap keringat dan cepat kering saat beraktivitas.
- Jaga area punggung dan lipatan kulit tetap kering setelah latihan.
Bagi penggemar otomotif yang aktif berolahraga sebelum touring atau ke bengkel, kebiasaan ini tetap relevan. Perjalanan panjang dengan baju basah hanya memperpanjang paparan kelembapan pada kulit.
Kapan perlu berkonsultasi ke dokter
Bercak kemerahan berbentuk cincin, gatal hebat, atau jerawat yang membandel di punggung sebaiknya tidak diabaikan. Pemeriksaan dini membantu membedakan iritasi ringan dari infeksi jamur yang membutuhkan obat topikal atau oral.
Menjaga kebersihan pakaian olahraga juga penting. Cuci rutin dan keringkan hingga benar-benar kering sebelum dipakai ulang agar tidak membawa spora jamur kembali ke kulit.
Dengan mengganti baju berkeringat segera setelah aktivitas fisik, risiko kurap dan jerawat punggung dapat ditekan. Langkah kecil ini melindungi kesehatan kulit tanpa mengorbankan semangat berolahraga.
Sumber: Sindo News.
